Imunologi Dasar Grup Darah

Antigen

Suatu antigen adalah sejenis zat yang bila masuk ke dalam tubuh, lalu dikenali sebagai benda asing, akan menimbulkan respon imun. Hal ini akan berakibat dibuatnya antibodi yang akan bereaksi spesifik dengan antigen tersebut.

Antibodi

Suatu antibodi adalah hasil produksi respon imun, yang akan bereaksi dengan antigen tertentu. Antibodi-antibodi itu adalah Imunoglobulin (Ig), dan berada di dalam bagian gamaglobulin dari protein plasma. Terdapat lima kelas imunoglobulin: IgG, IgM, IgA, IgD, dan IgE.

Dalam tulisan kita kali ini, perhatian kita ditujukan pada IgG dan IgM, Antibodi-antibodi tersebut adalah protein-protein yang terbentuk dari ikatan molekul-molekul asam amino berupa gabungan peptida; kesemuanya ini dinamakan rantai-rantai asam amino.

Antibodi IgG hanya memiliki empat rantai tersebut: dua diantaranya kecil, dan disebut sebagai mata rantai ringan. Sedangkan dua rantai yang lebih besar disebut sebagai mata rantai berat. Akan tetapi IgG itu amat kecil bila dibandingkan dengan antibodi IgM yang terbentuk dari sepuluh light chains dan sepuluh heavy chains.

Antibodi-antibodi IgG

Antibodi-antibodi IgG terbentuk dari sekitar 73% imunoglobulin total tubuh kita. Mereka mempunyai berat-molekul hanya 150.000. Karena ukurannya itu, mereka dapat melewati plasenta dengan akibat seringkali berkaitan dengan keadaan yang disebut sebagai haemolytic disease of the newborn (HDN). Hal ini bisa terjadi bila antibodi ibu melewati plasenta, dan menyerang sel darah merah janin yang mempunyai antigen pasangannya.

Antibodi-antibodi IgG tidak mengakibatkan aglutinasi sel-sel darah merah yang mempunyai antigen pasangannya bila berada dalam larutan garam faal; mereka hanya mampu menyelubungi atau mensensitasinya. Masa hidup imunoglobulin IgG sekitar 60-70 hari.

Antibodi-antibodi IgM

Antibodi-antibodi IgM ada sekitar 8% dari imunoglobulin total tubuh kita. Mereka jauh lebih besar daripada antibodi-antibodi IgG, dengan berat-molekul 900.000. Mereka tidak dapat melewati plasenta, sehingga tidak mengakibatkan haemolytic disease of the newborn.

Mereka siap mengaglutinasi sel-sel darah merah dalam larutan garam faal, dan mempunyai masa hidup hanya 10 hari. Antibodi IgM seringkali mengaktifkan komplemen selama reaksi antigen-antibodi, yang lebih berakibat hemolisis sel darah merah, daripada aglutinasi.

Perbedaan antara antibodi IgG dan IgM

IgG IgM
Prosentase dari imunoglobulin total 73 8
Berat Molekul 150.000 900.000
Aglutinasi sel darah merah dalam larutan garam faal Tidak Ya
Melewati plasenta Ya Tidak
Mengaktifkan Komplemen Ya Ya
Reaksi optimal pada 37°C 4°C
Jenis antibodi Imun Terjadi alamiah

Respon Imun Antibodi

Bilamana tubuh pertama kali terpapar pada antigen asing, terjadilah suatu respon imun pertama. Respon ini tumbuh perlahan-lahan, bisa memerlukan waktu berbulan-bulan sebelum suatu antibodi muncul. Sekali . respon imun terangsang, maka paparan kedua pada seseorang dengan antigen yang sama akan berakibat respon imun kedua. Respon ini lebih hebat aksinya, dan seringkali akan menghasilkan sejumlah amat besar antibodi dalam waktu yang pendek.

Respon imun pertama seringkali berkaitan dengan sejumlah kecil antibodi IgM, sedangkan respon imun kedua akan menghasilkan terutama IgG.

Antibodi-antibodi yang timbul secara alamiah dan antibodi-antibodi imun

Jika kita melihat pada serum orang dewasa normal, kita dapati antibodi-antibodi grup darah ABO. Dilain pihak, serum dari tali pusat bayi baru lahir tidak dijumpai antibodi-antibodi ABO, atau bila adapun amatlah sedikit jumlahnya. Akan tetapi, setelah sekitar 12 sampai 20 minggu kemudian, pemeriksaan serum bayi itu akan memperlihatkan jumlah antibodi yang lumayan banyaknya.

Hal ini muncul tanpa sedikitpun imunisasi bayi itu dengan antigen grup darah A atau B. Karena itulah, maka antibodi-antibodi ini umumnya disebut sebagai timbul secara alamiah. Artinya bahwa mereka muncul tanpa rangsangan suatu antigen manapun. Sebagaimana telah diketahui, suatu antibodi adalah suatu zat yang dibuat sebagai akibat paparan dengan suatu antigen, sehingga istilah timbul secara alamiah dapat menjadi keliru.

Saat ini, telah diketahui bahwa antigen AB yang amat mirip pada grup darah manusia, ternyata juga ditemukan pada bakteri, virus dan kebanyakan makanan. Jadi, yang disebut antibodi-antibodi yang timbul secara alamiah itu adalah akibat dari masuknya bakteri ke dalam tubuh, dan merangsang antibodi padanannya, yaitu biasanya IgM. Antibodi-antibodi imun biasanya IgG, dan dibuat sebagai respon terhadap sel darah merah asing. Hal ini bisa sebagai akibat transfusi darah, atau jika pada seorang wanita hamil, adanya kemasukan darah janin kedalam sirkulasi tubuhnya.

Scroll to Top