Bentuk Abnormalitas Seksual Akibat Dorongan Seksual Abnormal

Kebutuhan seksual adalah kebutuhan dasar manusia berupa ekspresi perasaan dua orang individu secara pribadi yang saling menghargai, memperhatikan, dan menyayangi sehingga terjadi hubungan timbal balik (feed back) antara kedua individu tersebut.

Ada beberapa penyimpangan seksual yang sekarang menjadi memprihatinkan bagi generasi manusia, yang tentunya sangat mengganggu ketenangan kita bermasyarakat. Penyimpangan seksual manusia tersebut terjadi akibat dorongan seksual abnormal.

Bentuk Abnormalitas Seksual Akibat Dorongan Seksual Abnormal

Berikut ini beberapa bentuk abnormalitas seksual akibat dorongan seksual abnormal:

  • Prostitusi: penyimpangan dengan pola dorong seks yang tidak wajar dalam kepribadianya seks bersifat impersonal.
  • Perzinahan: bentuk seksualitas antara laki-laki dan wanita yang bukan suami istri.
  • Frigiditas yaitu ketidakmampuan wanita mengalami hasrat seksual atau orgasme pada saat bersenggama.
  • Impotensi yaitu ketidakmampuan pria untuk relaksasi seks.
  • Ejakulasi prematur terjadinya pembuangan sperma yang terlalu dini.
  • Vaginismus terjadinya kejang yang berupa penegangan atau pengerasan sehingga penis terjepit dan tidak biasa keluar.
  • Dispareunia yaitu kesulitan dalam melakukan senggama atau sakit pada koitus.
  • Anorgasme yaitu kegagalan dalam mencapai klimaks selama bersenggama.
  • Kesukaran koitus pertama: keadaan dimana terjadi kesulitan dalam koitus pertama disebabkan karena kurangnya pengetahuan seks.